DPP RJN Meminta Kepada Satpol PP Kabupaten Untuk Menutup Galian Tanah di Kabupaten Tangerang

Gambar Gravatar

TANGERANG, horizontalnews.com – Maraknya galian tanah di Kabupaten Tangerang mendapat tanggapan keras dari DPP Ruang Jurnalis Nusantara. Rabu (24/01/24).

DPP RJN mengecam keras galian tanah yang disinyalir tidak memiliki ijin yang marak beroperasi di wilayah Kabupaten Tangerang, galian tersebut diantaranya berlokasi di Kampung Sumurwaru Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler milik Musta dan galian tanah di Desa Blukbuk dengan akses jalan melalui Kampung Cimentul Desa Bakung Kecamatan Kronjo milik Ridwan, dua lokasi galian tanah tersebut berada di Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Ketua Umun Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) melalui Syarifuddin Anggota Pengawas DPP saat ditemui para Awak Media yang tergabung di RJN dengan tegas mengatakan,” Pemerinta Kabupaten Tangerang melalui Satpol PP Kabupaten harus segera mengambil langkah tegas sesuai dengan kewenangan, jangan sampai terkesan tutup mata, karena bukan rahasia umum lagi, ramai pemberitaan di Media Online dan Surat Kabar mengenai keluhan dari masyarakat sekitar galian serta dampak kerusakan ekosistem, membuat lahan pertanian warga menjadi kubangan yang dalamnya lebih dari 3 meter, tentunya pihak Satpol PP Kabupaten tau itu”, jelas Syarifuddin.

Labih lanjut dirinya mengatakan bukan hanya sebatas Armada pengangkut tanah yang melanggar Perbup, tapi adanyanya dugaan melawan hukum, jika Pasal 98 ayat 1 Undang undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, maka ancaman pidana penjara paling singkat 3 Tahun dan paling lama 10 Tahun dengan denda paling sedikit Rp 3 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar”, tegasnya.

” Yang jelas Pemerintah Kabupaten Tangerang dan pihak Kepolisian harus segera mengambil langkah tegas sesuai dengan kewenangan masing masing, agar jangan sampai terkesan tutup mata”, tutupnya.

(Sapan)Whydn)

Komentar Facebook

Pos terkait