Galian Tanah yang Diduga Ilegal Beroperasi di Pangadegan, Menjadi Perhatian Publik

Gambar Gravatar

TANGERANG, horizontalnews.com – Beberapa titik lokasi galian tanah di wilayah Kabupaten Tangerang sudah ditutup oleh pihak Satpol PP Kabupaten, namun masih ada beberapa titik yang sekarang masih beroperasi. Minggu (28/11/2021).

Lokasi yang sudah dilakukan penutupan adalah yang berada di wilayah Kecamatan Kronjo, namun dari pantauan awak media, masih ada yang masih terus beroperasi, salah satunya galian tanah di Desa Pangadegan Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Provinsi Banten milik Endung.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal tersebut, Aripin dari LSM Indonesia Monitoring Law & Justise Provinsi Banten saat ditemui di kediamannya mengatakan, ” Pemerintah Kabupaten Tangerang harus segera menertibkan galian tanah di Desa Pangadegan Kecamatan Pasar Kemis, seperti yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten di Desa Bakung Kecamatan Kronjo”, ujar aripin.

Aripin juga menambahkan, ” Galian tanah di Desa Pangadeganpun harus segera ditertibkan, apalagi galian tersebut diduga tidak memiliki Ijin Galian C”, pungkasnya.

Ramainya pemberitaan mengenai galian tanah yang diduga ilegal di Kabupaten Tangerang, menjadi perhatian publik dan beberapa LSM serta Ruang Jurnalis Nusantara (RJN).

Syarifuddin Anggota Pengawas DPP RJN mengomentari dengan jelas, ” Media adalah sumber informasi bagi publik dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dan juga merupakan salah satu pilar di Negara kita NKRI, informasi yang disampaikan melalui berita, direspon cepat oleh pemerintah Kabupaten Tangerang, penutupan galian tanah di Desa Bakung Kecamatan Kronjo patut mendapatkan apresiasi, walaupun memang masih ada yang masih beroperasi, diantaranya di Desa Pangadegan”, jelasnya.

” Semoga Pemerintah melalui Satpol PP Kabupaten Tangerang, segera melakukan tindakan tegas, tehadap galian tanah yang masih terus beroperasi, apalagi usaha tersebut diduga ilegal”, tutup Syarifuddin.

(Red)

Komentar Facebook

Pos terkait