Kanit Reskrim Polsek Peureulak Imbau Warga Pelihara Mangrove

Gambar Gravatar

ACEH TIMUR – Horizontalnews.com l Kanit Reskrim Polsek Peureulak Polres Aceh Timur Polda Aceh Aipda Andi Sugiatno, S.H. bersama Babinsa Koramil 04/PLK, pada hari Minggu, (14/01/2024) pagi melakukan sambang ke wilayah pesisir di Gampong Leuge, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Sambang bersama Polri dan TNI ini menindaklanjuti adanya informasi sering terjadinya penebangan pohon mangrove yang merupakan tumbuhan penangkal abrasi laut.

Bacaan Lainnya
Seluruh Staff Media HorizontalNews mengucapkan : Selamat Hari Bhayangkara ke 78 Th

Kepada warga masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Gampong Leuge, Andi Sugiatno mengatakan, keberadaan pohon mangrove sangat banyak manfaatnya diantaranya; Menjaga garis pantai agar tetap stabil.

Melindungi pantai dan tebing sungai dari kerusakan, seperti erosi atau abrasi; Menahan atau menyerap tiupan angin kencang dari laut ke darat pada malam hari.

Pohon Manggrove sebagai penyaring air laut, daun tanaman tersebut berfungsi sebagai penyerap karbondioksida, juga sebagai perangkap dan pengolah zat-zat pencemar dan limbah industri dan tempat perlindungan dan perkembangbiakan berbagai jenis burung dan satwa lainnya dan juga bermanfaat sebagai habitat alami bagi berbagai biota darat dan laut.

“Penebangan pohon mangrove dengan berbagai alasan jelas melanggar ketentuan perundang undangan. Pada Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, diantaranya diatur larangan penebangan pohon di wilayah 130 kali jarak pasang laut terendah dan pasang laut tertinggi,” imbau Aipda Andi Sugiatno, SH.

Sambungnya, larangan pembabatan pohon di pinggir laut atau mangrove itu tertuang dalam pasal 50 Undang-Undang (UU) Kehutanan, dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp. 5 Miliar,” tegas Kanit Reskrim.

Sementara itu Kapolsek Peureulak AKP Muslim Siregar, S.H. menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan penebangan pohon mangrove, selain merusak ekosistem konsekuensinya adalah akan berhadapan dengan aparat penegak hukum.*

Galuh TW

Komentar Facebook

Pos terkait