Pemdes Kedung Bantah Soal Adanya Berita Pengancaman Pada KPM, Sekdes Jangan Fitnah

Gambar Gravatar

TANGERANG, horizontalnews.com |Ada nya berita disalah satu media online dengan judul “Diancam di coret, Penerima BPNT Di Kecamatan Gunung Kaler Dipaksa Oknum Untuk Belanja di e-Warung” dibantah oleh Pemdes Kedung

Saat diwawancarai, salah satu KPM yaitu Salmi warga RT 002 Kampung Gabus III RW 001 Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler “Tidak ada paksaan dan pengancaman akan dicoret, saya sama sekali tidak belanja di e-Warung Warung yang ada disekitar lingkungan Kantor Desa, emang kenapa pak?”ucapnya bertanya balik.

Bacaan Lainnya

Senada dengan Salmi, Kasi warga Gabus I Rt. 004 yang juga warga Kp. Gabus I Rt 004 tidak semua uangnya dibelanjakan di e-Warung yang standby di lingkungan Kantor Desa, Kasi juga hanya berbelanja 1 bulan dan tidak merasa ada pengancaman pencoretan dan paksaan

“Gak ada yang ngancem dan tidak ada yang memaksa, saya cuma belanja untuk satu bulan, cuma mengabiskan Rp.200.000 sembako yang saya dapat cukup dan bagus kok, “ungkap Kasi

Menanggapi berita yang beredar, Sekretaris Desa Kedung, Fathul Alam Alhakim Alhikmah yang di dampingi Fahrur Rozi selaku Ketua Bidang Kajian dan Analisa DPD LSM PENJARA PN Banten secara tegas membantah

“Seharian saya bersama Bang Fahrur Rozi saat memantau penyaluran dana Program Bantuan Sembako, tidak ada staf Desa Kedung yang mengancam KPM akan dicoret, saya harap jangan fitnah, berita tersebut saya anggap tendensius tanpa terlebih dahulu menanyakan kebenarannya pada kami”terangnya

Pernyataan Sekretaris Desa Kedung juga di benarkan Fahrur Rozi selaku Ketua Bidang Kajian dan Analisa DPD LSM PENJARA PN Banten “Ya benar, saya tidak mendengar adanya nada pengancaman yang diucapkan para Staf-staf desa, silahkan bila diperdengarkan agar tidak menjadi fitnah” tegasnya.

Tim/Redaksi)

Komentar Facebook

Pos terkait