Ruang Jurnalis Nusantara Desak Camat Jayanti Bertindak Tegas Terkait Tower BTS Di Duga Belum Berizin

Gambar Gravatar

HorizontalNews | Tangerang – Pendirian tower Base Transceiver Station (BTS) berlokasi di Desa Sumur Bandung Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang diduga belum memiliki surat Izin Mendirikan Bangunan/Menara. Parahnya lagi, meski belum mengantongi Izin maupun rekomendasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika namun pihak pengusaha nekat membangun menara tersebut, di sekitar lokasi bangunan tidak ada terpasang plank IMB, Rabu (01/12/2021).

Camat Jayanti Yandri Permana, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (01/12/2021) mengatakan, saya akan mengecek ijinnya ke dinas, jika belum ada ijinnya akan kami laporkan, ungkapnya.

Bacaan Lainnya
Seluruh Staff Media HorizontalNews mengucapkan : Selamat Hari Bhayangkara ke 78 Th

Sementara itu, terkait pemberitaan pertama yang sudah terbit (31/11/2021) terkait Tower BTS, istri dari pemilik lahan mendatangi rumah salahsatu wartawan yang juga kepala biro dari media sWara45.Com, sekitar pukul 21.00WIB, menurut pengakuan istrinya, bahwa ia menggedor pintu dan mengagetkan seisi rumah, saat itu suami saya sedang tidak ada dirumah, karena saya tidak tahu masalahnya, lalu saya hubungi suami saya yang pada malam itu sedang berada di rumah sakit mengantar salahsatu orangtua rekannya yang sedang sakit, jujur saya trauma dengan kedatangannya tadi malam, ungkapnya.

Keesokannya, (01/12/2021) sang suami pemilik lahan mendatangi dan meminta maaf atas kedatangan istrinya tadi malam, ia juga menjelaskan terkait perijinan masih dalam proses.

Kepala Biro Media sWara45.Com Bonai Supriyadi menyayangkan kedatangan di malam hari istri dari pemilik lahan yang membuat istri saya menjadi Trauma.

Tugas wartawan adalah menulis dan tulisan saya juga sudah sesuai dengan kode etik karena berdasarkan hasil konfirmasi, kalaupun yang ditulis atau diberitakan dianggap tidak sesuai atau keberatan kan ada prosedurnya bukan mendatangi malam-malam dengan kata kata yang keras, ujar Bonai.

Di sini kami hanya membahas perijinan pembangunan Tower BTS bukan mengusik lahan, tutur Bonai.

Sementara itu Anthoni Ketua DPC Ruang Jurnalis Nusantara Kabupaten Tangerang menambahkan, tugas jurnalis dilindungi oleh undang-undang Pers No 40 Tahun 1999

Terkait permasalahan Tower BTS, kami berharap camat jayanti dapat bertindak tegas, karena ini berada diwilayahnya, jika memang belum ada ijin, atau masih sedang proses silahkan selesaikan dulu ijinnya setelah itu dibangun, segala sesuatu pasti ada aturannya dan aturan tersebut harus dijalankan, tutur Anthoni.

“Seharusnya, pihak pengusaha yang membangun harus menunggu surat izin resmi dari Pemda setempat, baru bisa dibangun. Ini diduga belum mengantongi IMB pihak pengusaha sudah berani membangun, tukasnya.

Sesuai dengan dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 02/Per/M.Kominfo/03/2008 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Menara Bersama Telekomunikasi (Permenkominfo02/2008).

Selain Permenkominfo, aturan juga di perkuat dalam Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Komunikasi dan Informatika dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 18 Tahun 2009; Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009; Nomor: 3 /P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi (Peraturan Bersama Menteri).

“Jadi, apabila pembangunan menara tidak sesuai prosedur, yakni tidak memiliki izin mendirikan menara dan syarat-syarat lainnya, maka berdasarkan Pasal 21 Permenkominfo 02/2008, Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah dapat memberikan sanksi administratif berupa teguran, peringatan, pengenaan denda, atau pencabutan izin sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. Jadi kalo belum mengantongi izin seharusnya di tindak,” tegasnya. (Red)

Komentar Facebook

Pos terkait